KOPI dan gula dalam telapak tangan Randu Ampel langsung mencair.
Air mendidih yang dituangkan mengepulkan asap panas. Lima prajurit Kadipaten Lumajang mendelik kaget ketika melihat Randu Ampel tetap tegak berdiri tanpa kesakitan. Tangannya yang disiram air mendidih sama sekali tidak melepuh atau cidera ! Malah genangan air panas bercampur kopi dan gula di atas kedua telapak
tangannya itu enak saja dihirupnya hingga habis. Sisa-sisa gula dan kopi dijilat-jilatnya dengan ujung lidah.
Download