PENDEKAR 212 Wiro Sableng garuk-garuk kepala. Lalu pada Dewa Ketawa yang duduk di hadapannya dia berkata. “Aku tetap tidak bisa percaya kalau saat ini kita berada di awang-awang. Kau lihat sendiri Sobatku Gendut. Bangunan, taman, pedataran, lalu di sebelah sana malah ada bukit ! Mana mungkin semua ini menggantung di udara. Mana mungkin ada dunia di atas dunia ?!”
Download